POLANHARJO – Langkah nyata dalam penguatan layanan kesehatan dasar kembali dilakukan di Kabupaten Klaten. Pada Kamis (8/1/2026), Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Klaten, Ibu Fahrani Hamenang, secara resmi meluncurkan (launching) Posyandu dengan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Desa Keprabon, Kecamatan Polanharjo.
Transformasi Posyandu ini bertujuan untuk memperluas jangkauan layanan yang tidak hanya fokus pada ibu dan anak, tetapi mencakup seluruh siklus hidup masyarakat. Adapun 6 standar pelayanan tersebut meliputi layanan kesehatan, Pendidikan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Sosial, serta Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat (Trantibumlinmas).
Dalam sambutannya, Ibu Fahrani Hamenang menekankan bahwa revitalisasi Posyandu menjadi garda terdepan dalam deteksi dini masalah kesehatan di tingkat desa. "Posyandu bukan lagi sekadar tempat menimbang bayi. Dengan penerapan 6 SPM ini, kita ingin memastikan seluruh warga Desa Keprabon, mulai dari janin hingga lansia, mendapatkan pemantauan kesehatan yang berkualitas dan terstandarisasi," ujar Ibu Fahrani.
Acara peluncuran ini dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Polanharjo, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta tokoh masyarakat dan kader kesehatan setempat. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan komitmen bersama dalam menyukseskan program nasional transformasi kesehatan.
Camat Polanharjo Drs. Moh Prihadi, M.Si. memberikan apresiasi dan harapan, langkah ini dapat menjadi pemantik bagi desa-desa lain di wilayah Polanharjo untuk segera mengimplementasikan standar pelayanan yang sama.
Kegiatan diakhiri dengan peninjauan langsung sarana prasarana Posyandu dan simulasi pelayanan oleh para kader yang telah dilatih secara khusus untuk memenuhi 6 standar pelayanan minimal tersebut.