KKN Tim II UNDIP Laksanakan Instalasi Sistem Kelistrikan dan Tutorial Penggunaan Alat Penyiraman Otomatis untuk Pupuk Organik Cair (POC)

KKN Tim II UNDIP Laksanakan Instalasi Sistem Kelistrikan dan Tutorial Penggunaan Alat Penyiraman Otomatis untuk Pupuk Organik Cair (POC)
KKN Tim II UNDIP Laksanakan Instalasi Sistem Kelistrikan dan Tutorial Penggunaan Alat Penyiraman Otomatis untuk Pupuk Organik Cair (POC)

Polanharjo Klaten – Mahasiswa KKN-R Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) Desa Keprabon melaksanakan kegiatan pengembangan dan pengoperasian alat penyiraman otomatis untuk mendukung pemanfaatan pupuk organik cair (POC) di Desa Keprabon, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk penerapan ilmu di bidang teknik listrik untuk membantu masyarakat dalam mengoptimalkan proses penyiraman POC secara lebih praktis dan terjadwal.

Kegiatan tersebut berfokus pada beberapa tahapan utama, yaitu proses instalasi sistem kelistrikan, penyetingan timer, serta tutorial penggunaan alat penyiraman otomatis. Alat ini dirancang untuk membantu proses pemberian POC pada tanaman dengan memanfaatkan sistem penyiraman yang dapat bekerja secara otomatis berdasarkan waktu yang telah ditentukan.

Proses Instalasi Sistem Kelistrikan

Tahap pertama dalam kegiatan ini adalah melakukan instalasi sistem kelistrikan pada alat penyiraman otomatis. Instalasi dilakukan dengan menghubungkan beberapa komponen kelistrikan agar dapat bekerja sebagai satu kesatuan dalam mengoperasikan sistem penyiraman.

Sistem tersebut memanfaatkan sumber listrik untuk mengaktifkan komponen pengendali dan solenoid valve yang berfungsi sebagai pengatur aliran air menuju area penyiraman. Pengkabelan dilakukan dengan memperhatikan jalur masuk dan keluarnya sumber listrik sehingga sistem dapat beroperasi dengan baik dan aman.

Selain melakukan pemasangan kabel, dilakukan pula pengecekan terhadap setiap sambungan untuk memastikan tidak terdapat kesalahan dalam instalasi. Pengujian awal dilakukan dengan mengoperasikan sistem tanpa terlebih dahulu menggunakan POC, sehingga fungsi masing-masing komponen dapat diketahui sebelum alat digunakan secara langsung di lapangan.

Penyetingan Timer sebagai Pengatur Waktu Penyiraman

Setelah instalasi kelistrikan selesai, tahap berikutnya adalah melakukan penyetingan timer. Timer digunakan sebagai pengatur waktu kerja sistem sehingga proses penyiraman dapat berlangsung secara otomatis tanpa harus dilakukan secara manual setiap saat.

Pengaturan dilakukan dengan menentukan waktu ON dan OFF sesuai dengan kebutuhan penyiraman. Ketika waktu yang telah ditentukan tercapai, timer akan mengaktifkan sistem sehingga solenoid valve dapat membuka dan memungkinkan aliran air menuju bagian penyiraman. Setelah mencapai waktu OFF, sistem akan kembali memutus aliran listrik sehingga solenoid valve berhenti bekerja dan aliran air terhenti.

Dengan adanya pengaturan timer tersebut, proses penyiraman POC dapat dilakukan secara lebih terjadwal. Hal ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam melakukan perawatan tanaman sekaligus mengurangi kebutuhan untuk mengoperasikan alat secara manual.

Tutorial Penggunaan Alat Penyiraman Otomatis

Tahap terakhir adalah memberikan tutorial mengenai cara penggunaan alat kepada masyarakat. Tutorial mencakup penjelasan mengenai fungsi setiap bagian alat, cara mengoperasikan sistem, cara melakukan penyetingan timer, serta langkah-langkah yang perlu diperhatikan sebelum dan sesudah alat digunakan.

Masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya memastikan sumber listrik dan sambungan kabel dalam kondisi aman sebelum mengoperasikan alat. Selain itu, pengguna perlu memastikan ketersediaan cairan POC dan air pada wadah penampungan agar sistem penyiraman dapat berjalan sesuai dengan fungsinya.

Untuk mempermudah masyarakat dalam memahami cara kerja dan penggunaan alat, mahasiswa juga menyediakan video tutorial yang dapat diakses secara daring melalui YouTube.

Video tutorial penggunaan alat dapat disaksikan melalui:
Tutorial Alat Penyiraman Otomatis POC

Melalui kegiatan ini, diharapkan alat penyiraman otomatis yang telah dibuat dapat digunakan dan dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat Desa Keprabon. Penerapan sistem otomatisasi sederhana berbasis kelistrikan ini juga menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam memberikan solusi teknologi yang praktis dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa penerapan ilmu teknik listrik tidak hanya dapat digunakan dalam bidang industri, tetapi juga dapat diterapkan dalam kegiatan pertanian dan pemberdayaan masyarakat. Dengan memanfaatkan teknologi sederhana seperti timer dan sistem pengendalian aliran air, proses pemberian POC dapat dilakukan dengan lebih teratur, praktis, dan efisien.

Melalui program KKN-R Tim II UNDIP, mahasiswa berharap inovasi sederhana ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi langkah awal dalam pemanfaatan teknologi otomatisasi untuk mendukung kegiatan pertanian di Desa Keprabon.

Kontak:

KKN Tim II Reguler UNDIP

Desa Keprabon, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten

085776060834

Ditulis oleh Muhammad Malik Ibrahim/UNDIP

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0