POLANHARJO – Komitmen Pemerintah Kecamatan Polanharjo dalam mewujudkan Kecamatan Tangguh Bencana (KENCANA) TA 2026 semakin diperkuat dengan terselenggaranya Pelatihan Medical First Responder (MFR). Sebanyak 40 peserta terpilih mengikuti pelatihan intensif yang berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis (27-29 Januari 2026).
Sebelum mengikuti pelatihan, ke-40 peserta yang terdiri dari relawan dan petugas pengelola wisata ini telah melewati tahapan screening kesehatan dan administrasi yang ketat. Hal ini dilakukan untuk memastikan para peserta memiliki kondisi fisik yang prima dan kesiapan mental yang mumpuni dalam menghadapi situasi darurat di lapangan.
Acara dibuka secara resmi oleh Camat Polanharjo, Drs. Moh Prihadi, M.Si, di Aula Kecamatan Polanharjo. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa keterampilan pertolongan pertama adalah kunci utama dalam meminimalisir fatalitas saat terjadi musibah.
“Kehadiran penolong pertama yang terlatih sangat krusial sebelum bantuan medis profesional tiba. Pelatihan ini adalah investasi keselamatan bagi seluruh warga Polanharjo,” ujar Moh Prihadi.
Kolaborasi Strategis dan Simulasi Praktis
Pelatihan ini menghadirkan narasumber ahli dari Basarnas Surakarta dan BPBD Kabupaten Klaten. Selama tiga hari, para peserta mendapatkan pembekalan komprehensif yang meliputi:
- Materi Teori: Pemahaman bantuan hidup dasar, penilaian penderita, hingga prosedur koordinasi darurat yang dilaksanakan di Aula Kecamatan.
- Materi Praktik: Simulasi penanganan korban gempa bumi di Halaman Kantor Kecamatan untuk mengasah ketangkasan fisik dan keterampilan teknis dalam situasi krisis.
Sinergi antara Basarnas dan BPBD bertujuan memastikan para relawan memiliki standar kemampuan yang mumpuni dan teruji. Kegiatan resmi ditutup pada Kamis (29/01/2026) setelah para peserta dinyatakan berhasil melewati serangkaian materi dan simulasi lapangan yang menantang.
Dengan adanya 40 personel baru yang terlatih ini, diharapkan dapat memperkuat citra Polanharjo sebagai destinasi wisata yang tidak hanya indah, tetapi juga aman dan tanggap terhadap situasi darurat.